Tampilkan postingan dengan label Manchester City. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Manchester City. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 05 April 2014

Pembelian Carroll Diklaim Kesalahan Terbesar Liverpool

Jamie Carragher mengklaim bahwa keputusan Liverpool untuk menghabiskan 35 juta poundsterling bagi seorang Andy Carroll merupakan kesalahan terbesar yang pernah dibuat oleh The Reds.

Setelah berjuang untuk menampilkan permainan terbaiknya di Anfield, pemain berusia 25 tahun tesebut dipinjamkan ke West Ham sebelum akhirnya pindah permanen ke Upton Park tahun lalu.

"Jika kami tidak mendapatkan Carroll untuk 12 hingga 15 juta pounds, maka itu adalah kesepakatan yang bagus. Saat itu klub mungkin merasa bahwa sang pemain bisa tumbuh menjadi seperti Didier Drogba," tutur Carragher menurut laporan The Mirror.

"Namun sayangnya, hal tersebut menjadi kesalahan terbesar Liverpool dan keadaannya tak pernah menjadi lebih baik untuk Andy. Ia memulai debutnya dengan baik, dua gol melawan Manchester City, namun setelah itu sudah jelas ia bukan orang yang tepat untuk klub," pungkasnya.

Carroll akan menghadapi eks klubnya tersebut besok ketika kedua tim saling bertarung di Upton Park.

Sumber : bola.net

Minggu, 30 Maret 2014

Dominasi David Silva Diantisipasi dengan Perubahan Taktik oleh Wenger

Skor akhir 1-1 membuat Arsenal gagal membalaskan kekalahan telak 3-6 pada putaran pertama di kandang Manchester City. Hasil imbang itupun berarti ganda buat The Gunners.

Arsenal kehilangan kesempatan untuk memangkas jarak dengan tiga pesaingnya dalam perburuan gelar juara. Jika saja semalam Arsenal bisa menang, selisih poin dengan Chelsea sebagai pemimpin klasemen hanya tinggal 2 poin saja.

Hal yang sama berlaku bagi The Citizens. Kegagalan mempertahankan keunggulan 0-1 di babak pertama membuat City harus menunda keinginan menyamai poin dengan Chelsea.

Jika semalam City berhasil meraih tiga poin, kumpulan angka mereka akan sama dengan raihan Chelsea (69 poin). Dengan dua pertandingan lebih sedikit dari The Blues, andai memetik tiga angka di laga semalam sebenarnya bisa membuat City jauh lebih nyaman lagi dalam perburuan titel juara.

Line Up

Dengan badai cedera yang menimpa anak asuhnya, Arsene Wenger sebenarnya tak memiliki banyak pilihan. Mau tak mau dia memaksimalkan potensi pemain yang ada.

Namun Wenger telah mengambil pelajaran besar dari kekalahan 0-6 saat berduel dengan Chelsea beberapa waktu lalu, dengan memilih tak bermain terbuka dengan menumpuk gelandang serang.

Alex Oxlade-Chamberlain yang tidak efektif ditempatkan sebagai central midfielder saat melawan Chelsea kali ini disimpan di bangku cadangan. Wenger lebih memilih Mathieu Flamini untuk menemani Mikel Arteta sebagai poros ganda dalam skema 4-2-3-1.

Wenger agaknya mencoba mengantisipasi bagaimana City yang juga fasih bermain dengan formasi serupa. Terutama dengan menempatkan Yaya Toure dan Fernandinho sebagai poros ganda.

http://sport.detik.com/aboutthegame/read/2014/03/30/143449/2540922/1480/dominasi-david-silva-diantisipasi-dengan-perubahan-taktik-oleh-wenger

Usai Bermain Imbang, Flamini Tak Berani Bicara Gelar Juara

London - Gagal menutup Maret dengan sebuah kemenangan membuat gelandang Arsenal, Mathieu Flamini, pesimistis menatap peluang juara. Menurutnya, peluang untuk jadi juara kini makin sulit.

Berstatus sebagai tuan rumah, Arsenal hanya bisa memetik satu poin saat menjamu Manchester City di Emirates Stadium, Minggu (30/3/2014) dinihari WIB. The Gunners kebobolan lebih dulu oleh gol David Silva di menit ke-18. Flamini kemudian memaksakan laga berakhir imbang menjadi 1-1 lewat golnya di menit ke-53.

Hasil imbang di kandang itu tak membuat Flamini puas. Sebab, sebelum laga dia mematok target tiga poin demi memperbaiki pencapaian sepanjang Maret ini.

Tercatat Arsenal hanya mengoleksi lima poin dari lima laga yang dijalani pada bulan ketiga kalender Masehi ini. Hanya satu kemenangan didapatkan, yakni kemenangan 1-0 atas Tottenham Hotspur 1-0. Sisanya, mereka meraih dua hasil imbang dan dua kali kalah.

"Kami ingin memenangi laga ini, khususnya untuk dipersembahkan kepada fans setelah kalah 0-6 dari Chelsea dan imbang melawan Swansea (2-2)," kata Flamini kepada BBC.

"Kami comeback setelah turun minum dan melihat peluang untuk mencetak gol. Kami harus memenangi second ball dan mencoba untuk mendapatkan gol kedua untuk meraup kemenangan, tapi sayangnya tidak berhasil," sesal gelandang berkebangsaan Prancis itu.

"Menyenangkan rasanya mencetak, gol tapi hari ini pertandingannya lebih penting. Buat kami, penting untuk mengembalikan kepercayaan diri sebelum berjumpa laga sulit melawan Everton. Rasanya menjadi sulit sekarang (untuk memenangi gelar)," ucap Flamini.

Arsenal kini berada di urutan keempat klasemen sementara dengan nilai 64. Mereka tertinggal lima poin di belakang Chelsea, empat poin di belakang Liverpool, dan tiga poin di belakang Manchester City.

Dengan enam pertandingan menuju akhir musim, secara matematis peluang Arsenal untuk jadi juara sesungguhnya belum tertutup.

http://sport.detik.com/sepakbola/read/2014/03/30/084448/2540757/72/usai-bermain-imbang-flamini-tak-berani-bicara-gelar-juara