Minggu, 30 Maret 2014

Ketika Mourinho Bisik-bisik pada Ball Boy

South Norwood - Kekalahan Chelsea dari Crystal Palace juga menyimpan cerita lain. Manajer The Blues Jose Mourinho tertangkap kamera berbisik pada salah satu ball boy. Untuk apa?

Chelsea terpeleset saat melakukan lawatan ke Selhurts Park Sabtu (29/3/2014) malam WIB. Mereka kalah 0-1 sebab gol tunggal Palace, tim penghuni posisi 16 klasemen, akibat gol bunuh diri dari John Terry.

Satu kejadian unik lantas tersaji saat "Si Biru" tengah mengejar satu gol penyama kedudukan. Ketika seorang ball boy melempar bola ke Cesar Azpilicueta, Mourinho tiba-tiba turut menghampirinya. Setelah memberikan satu bisikan, manajer asal Portugal itu lantas berlalu.

Bukan tanpa sebab Mourinho melakukan hal itu. Kejadian yang menimpa Eden Hazard saat melawat ke markas Swansea City beberapa waktu lalu menjadi alasan utamanya.

“Itu memang tidak mempengaruhi hasil pertandingan tapi tapi saya tidak suka ball boy memprovokasi pemain,” kata Mourinho kepada Metro.

“Karena pada akhirnya apa yang terjadi adalah seperti yang terjadi tahun lalu di Swansea ketika pemain sedikit kehilangan kesabaran dan pemain dinyatakan bersalah atas kesalahan yang tidak dibuat pemain setelah itu.”

“Saya rasa tak baik mengedukasi anak-anak seperti itu. Saya bilang kepada ball boy untuk tak melakukan itu karena dia menjemput risiko bisa saja pemain saya meninju atau kehilangan kesabaran. Seseorang memintanya untuk melakukan itu."

“Saya mendatangi dia untuk menghentikan Azpilicueta karena saya tahu Azpi adalah seorang yang mudah emosi. Keempat bek saya memang mempunyai sikap yang sangat bagus tapi saya khawatir Azpi jalan ke sana dan mendorong bocah itu atau menciptakan situasi semacamnya,” imbuhnya.

http://sport.detik.com/sepakbola/read/2014/03/30/102235/2540774/72/ketika-mourinho-bisik-bisik-pada-ball-boy

Madrid Akan Berjuang Sampai Akhir untuk Gelar Juara La Liga

Madrid - Real Madrid mampu bangkit usai menelan dua kekalahan beruntun. Soal persaingan untuk meraih gelar juara Liga Spanyol, Los Blancos bakal berjuang sampai laga terakhir.

Saat berhadapan dengan Barcelona dan juga Sevilla, Madrid harus menerima kekalahan. Tapi, tim besutan Carlo Ancelotti itu mampu melakukan respons dengan baik dengan memetik kemenangan lima gol tanpa balas saat menjamu Rayo Vallecano di Santiago Bernabeu, Minggu (30/3/2014) dinihari WIB.

Dengan kemenangan itu, Madrid mampu menjaga selisih poin di klasemen dari Atletico Madrid dan Barca, dua tim yang ada di atas mereka. El Real yang mengumpulkan 73 poin berjarak tiga poin dari Los Colchoneros yang ada di posisi puncak, dan berselisih dua poin dari Los Cules yang menempati posisi runner-up.

Soal kans untuk memenangi juara La Liga, Alvaro Morata menyebutkan bahwa Madrid bakal berjuang sampai akhir. Apalagi, Barca dan Atletico bakal saling mengalahkan pada laga terakhir Liga Spanyol musim 2013/2014.

"Kami senang dengan kemenangan ini dan sekarang kami memikirkan laga berikutnya. Kami tak akan menyerah. Kami tahu bahwa jika kami ingin memenangi liga, kami harus memenangi semua laga sisa," kata Morata di situs resmi Madrid.

"Kami telah melakukan pembicaraan di antara para pemain dan selama masih ada kesempatan untuk terus berjuang, maka Real Madrid akan memanfaatkannya."

"Kami mempunyai tim yang luar biasa dan kami semua ada di arah yang sama untuk mencoba dan menang," imbuhnya.

http://sport.detik.com/sepakbola/read/2014/03/30/105338/2540785/75/madrid-akan-berjuang-sampai-akhir-untuk-gelar-juara-la-liga

Kemenangan di San Mames Salah Satu Laga Terbaik Atletico

San Sebastian - Sempat tertinggal lebih dulu, Atletico Madrid bisa memetik kemenangan saat menyambangi markas Athletic Bilbao. Diego Simeone pun menyebut laga itu salah satu yang terbaik Los Colchoneros.

Gol cepat dari Iker Munaian pada menit keenam sempat membuat Atletico tertinggal saat melakoni laga di San Mames, Minggu (30/3/2014) dinihari WIB. Tim asal ibukota akhirnya bisa membawa pulang tiga angka setelah Diego Costa dan Koke mencetak gol di sisa pertandingan.

Simeone pun pantas puas dengan hasil yang didapat oleh Atletico. Mengingat Barcelona dan Real Madrid pun kesulitan saat melawan Bilbao di kandangnya.

El Barca kalah dengan skor tipis 0-1, sementara Los Blancos cuma membawa pulang satu angka setelah menuai hasil seri 1-1.

"Kami sadar dengan laga-laga luar biasa kami, dan ini merupakan salah satunya di liga. Kami mampu merebut bola dengan cepat dan kami juga bisa memanfaatkan keuntungan dari celah-celah yang di dapat Diego," kata Simeone di situs resmi Atletico.

"Kami selalu tahu bagaimana kami harus bermain kami selalu tampil kuat. Tim mengatasi kesulitan dalam pertandingan, dari komitmen, dan dari intensitas untuk memenangi laga yang luar biasa," imbuhnya.

http://sport.detik.com/sepakbola/read/2014/03/30/112557/2540812/75/kemenangan-di-san-mames-salah-satu-laga-terbaik-atletico